Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Add Innovel to the desktop to enjoy best novels.
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Your cookies settings
Strictly cookie settingsAlways Active
GAME OF PILLARS Terjebak Live dengan Donatur Obsesif
READING AGE 18+
Namice
Romance
ABSTRACT
“Di dunia ini, tidak ada yang benar-benar gratis. Dan setiap koin yang kuberikan… ada harga yang harus kau bayar.”
Bagi Ceisya, layar kamera adalah satu-satunya jalan untuk bertahan hidup. Sebagai streamer kecil, setiap donasi adalah harapan di tengah kemiskinan yang mencekik. Namun ia tidak pernah tahu, di balik ribuan penonton anonim, ada seseorang yang menatapnya terlalu dalam.
Dia dikenal sebagai BlackCrown. Donatur misterius yang selalu memberikan hadiah dalam jumlah tak masuk akal.
Tapi perlahan, semuanya berubah. BlackCrown mulai tahu hal-hal yang seharusnya tidak ia ketahui. Apa yang Ceisya lakukan saat offline, apa yang ia takutkan, bahkan… kode rahasia yang tersembunyi di dalam sarafnya.
Ternyata, live yang dijalani Ceisya bukanlah sekadar konten. Ia adalah bagian dari The Five Pillars, sebuah konspirasi global yang menjadikan hidupnya sebagai eksperimen biometrik. Dan BlackCrown? Dia bukan sekadar donatur, melainkan sipir dari sangkar emas digital yang disebut Proyek White Queen.
Saat rahasia besar di Tokyo dan London mulai terkuak, Ceisya terjebak di antara dua sosok: Pria yang ingin melindunginya dengan cara mengontrolnya, atau organisasi yang ingin menghancurkannya untuk menguasai dunia.
Setiap langkah untuk menjauh justru membawa Ceisya kembali pada BlackCrown. Hingga akhirnya, dunia menyempit hanya di satu ruang gelap—di mana kebenaran akan terbuka:
Apakah Ceisya masih ingin diselamatkan, atau justru hancur bersama kenyataan yang selama ini sengaja ia lupakan?