Dreame - Pesona Istri yang di Benci
close button

Add Innovel to the desktop to enjoy best novels.

Pesona Istri yang di Benci
book-rating-imgREADING AGE 18+
Dyahh Santai?!
Romance
ABSTRACT
Gavin Seorang pemuda tampan dan Mapan Seorang Ceo dari perusahaan ternama harus menikah dengan Seorang Gadis SMA bernama Clarissa karena suatu perjodohan. Kedua nya sama-sama memiliki sifat keras dan sama-sama tidak saling mencintai, tapi Seiring waktu entah mengapa tiba-tiba Gavin memiliki rasa suka terlebih setelah mengetahui Clarissa adalah Gadis incaran dari keponakannya Azreen akan tetapi karena gengsi Gavin tidak mau menunjukkan dan apakah Clarissa akan memahami dan membalas cinta Gavin?Mendung mengantung di langit biru, ketika seorang gadis Berbaju abu abu putih berlari mendekati seorang laki-laki dengan helm di kepalanya dan motornya sudah menyala. "Bremm... Bremmm, Clarissa ayo cepat naik keburu hujan nih, "Iya... iya tunggu sebentar, "Nih cepat pakai, Aku tidak mau jika nanti ketanggkap polisi gara-gara lo ngak pake helm. "Iya.. iya bawel ah. "Pegangan ya, "Siap."Motor melaju dengan kencang dan ketika sampai di pertigaan gang masuk sebuah kompleks hujan tiba-tiba turun dengan deras. "Byuurrr...! " Yeaah, Basah. "Sorry hujannya gak mau permisi tuh, gimana lo yakin turun disini "Hmmm, iya. "Rumah baru lo di mana sih biar gue Antar sampai depan Rumah, "Ngak.. ngak perlu, "Ish napa gugup gitu udahlah ngomong aja biar gue antar, jangan takut sama sapa tuh yang kamu bilang satu Rumah dengan mu, '" Om ku, "Nah iya biar gue yang ngomong sama OM galak kamu, "Ngak perlu udah sampai sini aja, dana cepat balik udah mau magrib nih, '" Baiklah, Eh tunggu, "Apa lagi? "Kok jari kamu ada cincinnya, sepertinya itu, __Clarissa segera melepaskan cincin yY ada di jarinya. " Ini, Cincin imitasi dari Maya, udah sans cept pulang udah malem ini "Baiklah, daaa sayang, Emuaach,"Clarissa hanya tersenyum tipis melihat tingkah Arzeen yang menurutnya konyol. Dengan santai Clarissa melangkah menyusuri jalan yang langkahnya memutar menuju sebuah Masion mewah yang ada di daerah situ. Clarissa tidak perduli jika tubuhnya kehujanan. Setelah merogoh kunci di dalam tasnya Clarissa segera membuka pintu. "Akhirnya sampai Rumah juga, sepertinya tidak ada orang, "Dengan riang Clarissa masuk ke dalam. "Pok...pok..pok." Suara tepuk tangan yang membuat jantung Clarissa sedikit berhenti mendadak."Bagus, mau magrib baru pulang sekolah, kenapa pacar yang mengantarmu tidak kau bawa masuk sekalian, " Astaga Om, kamu itu bikin jantung Aku konslet, Om kok tau aku diantar teman, Om ngintip yaa, ""Cuih, Aku ngintip kamu tidak akan sudih bocah, Kamu itu yang lupa jika Rumah ini sangat bisa melihat dengan leluasa kawasan area bawah Rumahku, jadi bukan ngintip, "Clarissa mendengus dengan kesal. "Bohong orang sepertimu mana bisa bicara jujur, ""Clarissa.. apa kamu bilang kamu ngatain aku ya? ""Engak, situ aja yang parno Orang ngak ngomong apa apa dahlah Aku capek mau mandi, "Eh tunggu Aku belum selesai bicara Clarissa, "Tanpa memperdulikan teriakan Gavin Clarissa langsung masuk ke dalam kamar dan dirinya yang sudah kedinginan segera melepaskan baju seragamnya dan melempar ke sembarang tempat tepat pada saat pintu kamar di buka dari luar. "Aaahhh, Om Gavin kalau mau masuk itu ketuk pintu, Aku kan lagi ganti baju jadi malu nih, "Ngapain Aku ketuk pintu Orang ini juga kamarku lagipula Aku kan Suamimu jadi sah sah saja ngapain malu lagi pula kamu juga harus cepat mempersiapkan dirimu,"Mempersiapkan apa?" Ngasih jatah lah, Aku kan udah ngasih nafkah jadi jatah malam pertama kita yang tertunda bisa kita lakukan Sekarang,"A apa?Jatah malam pertama, ti tidak Aku tidak mau Aku belum sisp," jawab Clarissa sambil ngacir masuk ke dalam kamar mandi dan menutupnya dengan rapat, sementara Gavin tersenyum menyeringai melihat kelakuan istri kecilnya.