Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Add Innovel to the desktop to enjoy best novels.
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Your cookies settings
Strictly cookie settingsAlways Active
Putra Wijaya tidak pernah percaya pada cinta. Baginya, pernikahan hanyalah alat untuk menjaga reputasi keluarga dan mengamankan
READING AGE 18+
Puput Meliana
Romance
ABSTRACT
Putra Wijaya tidak pernah percaya pada cinta. Baginya, pernikahan hanyalah alat untuk menjaga reputasi keluarga dan mengamankan posisi di perusahaan. Saat kakeknya memaksanya menikah dalam waktu singkat, Putra memilih jalan praktis—nikah kontrak.
Di sisi lain, Naira Mahiagita sedang terdesak. Hutang keluarganya menumpuk, ibunya sakit, dan hidupnya hampir runtuh. Ketika tawaran tak masuk akal datang—menjadi istri kontrak seorang CEO selama satu tahun—Naira tahu itu salah… tapi dia tidak punya pilihan.
Mereka sepakat: Tidak ada cinta.
Tidak ada perasaan.
Hanya peran sebagai suami istri sempurna di depan dunia.
Namun, batas yang mereka buat perlahan runtuh.
Putra mulai terusik saat Naira tidak seperti wanita lain yang mengejarnya.
Naira mulai goyah saat melihat sisi lembut Putra yang tersembunyi.
Dan saat kontrak hampir berakhir…
perasaan yang seharusnya tidak pernah ada justru menjadi hal yang paling sulit untuk dilepaskan.
Apakah mereka akan tetap berpisah sesuai perjanjian?
Atau melawan semuanya demi sesuatu yang bahkan tidak mereka rencanakan—cinta?