Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Add Innovel to the desktop to enjoy best novels.
Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Your cookies settings
Strictly cookie settingsAlways Active
BAK MENANAM PADI DI ATAS BATU
READING AGE 18+
Boy Paskand
Romance
ABSTRACT
Cinta Rasyid dan Halimah ibarat menanam padi di atas batu; indah dipandang mata, namun nyatanya keras dan sulit untuk berbuah. Mereka saling mencinta dengan tulus sepenuh jiwa, bagai bunga yang mekar di tengah hamparan, namun angin takdir bertiup kencang memisahkan harapan. Orang tua Halimah menutup mata dan hati, menolak hubungan mereka mentah-mentah. Bagi mereka, cinta tanpa harta hanyalah ilusi. Rasyid dianggap tak pantas, hanya karena ia hanyalah anak yatim yang hidup seadanya bersama ibunya yang renta. Sebaliknya, mereka menyerahkan nasib Halimah ke tangan Amran, putra seorang saudagar yang hartanya bagai air yang tak pernah kering, usahanya merambah dari Pasar Pakandangan, Pasar Seisarik, hingga ke kota Padang dan Pariaman. Di antara tembok kemewahan dan prasangka sosial, akankah benih cinta yang ditanam dengan air mata itu mampu memecahkan kerasnya batu? Atau nasib justru membiarkannya layu, menjadi kenangan yang pahit bagaikan padi yang tak pernah tumbuh meski disiram setulus hati?